Blog Post

CINTA ALAM LEWAT LIRIK

Post Title

Kata-kata yang tertuang dalam tulisan dengan jumlah suku kata yang ditata sedemikian rapi dan pada bagian akhir baris dibuat puitis dalam alunan irama dan di dalamnya mengandung ungkapan perasaan dan pengalaman. Itulah lirik. Dalam arti yang lebih luas Lirik bisa memasuki arena puisi dan musik. Dalam ranah puisi, lirik adalah jenis formal puisi yang mengungkapkan perasaan pribadi atau emosi pribadi, yang biasanya menggunakan sudut pandang orang pertama.

Sebagai bentuk puisi, lirik berasal dari bahasa dan sastra Yunani Kuno, yang dimaknai atau didefinisikan dengan penyertaan musikalnya, biasanya dengan perkakas berdawai yang disebut “lyre”. Istilah lirik dalam puisi dibahas oleh Aristoteles. Menurut filsuf Yunani ini, kategori puisi itu ada liris, dramatis, dan epik.

Sementara dari sisi musik, lirik adalah kata-kata yang membentuk sebuah lagu yang biasanya terdiri dari sajak dan ulang kata (chorus atau reffrain). Orang yang menulis lirik disebut penulis lirik atau “lyrist”. Sementara sajak, dalam arti jumlah, secara formal merupakan sebaris struktur ritmis (metrical line), dalam komposisi puitis. Baris-baris ritmis tersebut kemudian membentuk satuan kelompok, yang disebut bait atau stanza.

Hampir sama dengan pengertian lirik dalam bidang puisi, lirik dalam musik sama-sama menggambarkan pemikiran dan perasaan manusia lewat keindahan suara. Keindahan suara tersebut turut serta membentuk kepribadian manusia. Karena sebagaimana halnya kata-kata dalam tulisan umum yang mengandung konsep, lirik juga menggunakan komposisi suara untuk mengungkapkan perasaannya. Oleh karena itu, lirik musik merupakan refleksi dari perasaan seorang individu atau masyarakat apabila lirik tersebut merupakan khazanah lagu rakyat (folksong) yang merupakan kekayaan bersama suatu masyarakat.

Dari sudut pandang ilmu kejiwaan, lirik musik dapat menjadi sumber kekuatan bagi kesehatan batin, karena sifatnya yang menggembiarakan atau memberikan solusi atas permasalahan, pengalaman, pemikiran, dan perasaan yang diwakilinya, sehingga lirik tersebut bisa menenangkan sekaligus memicu pengembangan intelektual. Dengan demikian, lirik dapat menyampaikan perasaan dan gagasan dalam kerangka mengarungi hidup ini. Oleh karena itu, lirik dalam lagu bisa dikatakan menjadi suatu hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Bahkan dapat dikatakan menjadi salah satu bagian integral dalam kehidupan manusia.

Di sisi lain, manusia tentu takkan terlepas dari kegiatan bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya. Itulah yang disebut dengan berpergian, dengan maksud dan tujuan tertentu. Dengan perkembangan peradaban manusia, ketika kebutuhan dasar manusia telah terpenuhi, maka kebutuhan yang bersifat sekunder dan tersier terus menyusul, dalam bentuk barang dan jasa. Salah satunya adalah kebutuhan untuk mengenal daerah lainnya, dalam bentuk kegiatan berwisata.

Kini, geowisata menjadi salah satu alternatif pengelolaan wisata berbasis pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan di Indonesia. Dalam pelaksanaannya geowisata lebih menekankan pada nilai-nilai edukasi, kualitas layanan, lama tinggal, bukan pada jumlah wisatawan. Ini merupakan cara penyebarluasan informasi geowisata, yang mendorong mereka berkeinginan untuk mengunjungi kawasan yang pernah dikunjungi teman atau saudaranya.

Kemudian, apa kaitannya antara lirik dengan geowisata? Jawaban paling realistis adalah sebagai jembatan bagi tersebarnya informasi wisata berbasis kegeologian tersebut ke kalangan yang lebih luas, khususnya yang terkait dengan para peminat dan penggiat geowisata.

Berikut ini adalah pengalaman penulis membuat lagu kemilau mentari bumi tahun 2014 berbuah empat lagu lainya yakni: Cintai Bumi, Menjemput Mentari, Negri di Atas Awan, dan Rindu Aceh. Khusus lagu Negri di Atas awan dan Rindu Aceh termotivasi untuk ikut mempromosikan Wisata berbasis Geologi atau Geowisata. Lagu Negeri Di Atas Awan khusus untuk mengambarkan kondisi di Dataran Tinggi Dieng. Dan Rindu Aceh mencoba mengekplor Geowisata Aceh melalui video. Kumpulan video tersebut ada pada Youtube chanel Denatur Musik.

Oleh karena itu, pada sisi ini, upaya meracik lirik mengenai fenomena wisata kebumian yang di dalamnya termasuk kegiatan menelusuri bumi, dapat mendorong perkembangan kegiatan wisata berbasis fenomena kebumian tersebut. Dengan jalan menulis lirik musik, maka popularitas lokasi geowisata yang dijadikan objek lagunya akan ikut terangkat seiring meningkatnya popularitas lirik musik tersebut.

Tulisan lengkap
BERITA IAGI

Pencarian Artikel/Lirik Lagu

Artikel Terkini

Lirik Lagu

Arsip Artikel